Dari Kiri: Alfred Kompudu, Bambang Suharno, Novly Wowiling dan Edy Marzuki

Dengan pertumbuhan ekonomi di Sulut yang semakin baik, khususnya dengan berkembanganya pariwisata, konsumsi ayam dan telur diperkirakan akan terus meningkat dan diharapkan peternakan unggas di Sulut semakin maju. Dengan adanya kampanye ayam dan telur melalui rangkaian HATN di Manado, diharapkan kesadaran masyarakat Sulut terhadap konsumsi ayam dan telur semakin meningkat. Demikian benang merah talkshow HATN di Cosmofemale Radio dan KawanuaTV Manado Jumat 14 September 2018 lalu.

Acara talkshow ini diselenggarakan sebagai rangkaian HATN yang tahun ini berpusat di Manado. Pada hari yang sama, sebelum talkshow, Manado Post bekerjasama dengan Fapet Unsrat Manado menyelenggarakan seminar Perunggasan yang diikuti oleh sekitar 300 orang dari kalangan mahasiswa, dosen, asosiasi, peternak dan stakeholder lainnya.

Dari Kiri: Michele, Bambang S, Alfred dan Novly Wowiling

Usai seminar Perunggasan , Panitia HATN langsung meluncur ke Radio Cosmofemale 96.1 FM Manado dan berlanjut ke Kawanua TV, stasiun terkemuka di Manado yang merupakan bagian dari group Manado Post. Acara talkshow di Cosmofemale berlangsung pukul 16-17 dengan narasumber Bambang Suharno (Panitia HATN/Pemred Infovet), Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Ir. Novly Wowiling , perwakilan FAO Indonesia Alfred Kompudu dan Edy Marzuki (Panitia Daerah HATN). Sedangkan talkshow di KawanuaTV menghadirkan narasumber Ir. Novly Wowuling , Bambang Suharno dan Alfred Kompudu.

Ricky Bangsaratoe (kiri) menyerahkan sertifikat kepada Dekan Fapet Unsrat disaksikan Kadisnak Sulut dan narasumber saat seminar perunggasan di Gedung Rektorat Unsrat

Talkshow di Cosmofemale dipandu oleh Davina (penyiar Cosmofemale) sedangkan di KawanuaTV oleh penyiar TV Michele MP. Talkshow ini dimaksudkan untuk mensosialisasikan kegiatan HATN di Manado serta hal lainnya terkait dengan konsumsi ayam dan telur serta peternakan unggas di Sulut.

Ditanya host talkshow , Bambang Suharno selaku wakil ketua Panitia HATN Pusat mengatakan, terpilihnya Manado sebagai tuan rumah adalah melalui penilaian Panitia Pusat. Antara lain dari segi daerahnya memiliki potensi perkembangan yang besar, khususnya dengan tumbuhnya pariwisata, demikian pula sumber daya yang ada cukup potensial. Selain itu dari segi kesiapan panitia daerah sudah siap dengan berbagai kegiatan, serta dukungan positif dari Pemda, peternak , universitas dan asosiasi bidang peternakan.

Kadis Pertanian dan Peternakan menyatakan sangat mendukung dan berterima kasih panitia Pusat menetapkan Manado sebagai tuan rumah HATN ke-8 . Ia membenarkan peternakan unggas sudah berkembang pesat melalui pola kemitraan dengan perusahaan. Diharapkan dengan HATN ini konsumsi ayam dan telur semakin meningkat dan peternak unggas semakin maju dan sejahtera. Sementara itu Alfred Kompudu menyampaikan bahwa isu negatif tentang ayam dan telur masih banyak di kalangan masyarakat, antara lain tentang telur sebagai penyebab kolesterol tinggi dan bisul, ayam ras kurang baik dikonsumsi karena disuntik hormon. “Hal ini adalah mitos belaka, mulai hari ini masyarakat sebaiknya tidak perlu lagi ragu untuk makan daging ayam dan telur,” ujar Alfred .

Talkshow  Lanjutan di Radio Montini dan Cosmo Female

Dari kiri : Yang Tambayong, Rey Tomundu, Novly dan penyiar radio Montini FM dalam acara talkshow HATN 12 Okt 2018

Selanjutnya talskhow radio di Manado juga dilakukan pada tanggal 12 Oktober 2018, yaitu di Radio Montini 106 FM pukul 13.30-14.30 dan di Radio CosmoFemale 96.1 FM pukul 16.00-17.00 dengan narasumber Kadis Pertanian dan Peternakan Novly Wowiling, Ray Tumondo (Charoen Pokpand Indonesia), Yang Tambayong (Pinsar Sulut), Frans Samuel (pelaku usaha perunggasan). Talkshow ini dimaksudkan untuk menginformasikan kembali kepada masyarakat Manado mengenai acara HATN yang dipusatkan di Manado serta mengenai gizi ayam dan telur serta prospek perunggasan di Sulut.

Rangkaian Kegiatan HATN

Perihal kegiatan HATN di Manado, Edi Marzuki menjelaskan rangkaian kegiatan di Manado cukup padat, dimulai dengan seminar perunggasan di Unsrat, dilanjutkan dengan talkshow radio dan TV, Bazaar ayam dan telur dan berbagai lomba 22 September, seminar ayam telur untuk ibu-ibu PKK se Sulut tanggal 19 Oktober, Workshop Biosekuriti 19 Oktober dan acara puncaknya 20 Oktober berupa karnawal, senam bersama, hiburan, pembagian hadiah lomba dan sebagainya.

Ricky Bangsaratoe selaku ketua Panitia Pusat HATN mengharapkan segenap stakeholder perunggasan di Sulut terus mendukung acara ini. “Ini adalah acara untuk meningkatkan gizi masyarakat dan sekaligus untuk kemajuan perunggasan Sulut,” ujar Ricky. ***