Ayam Pinsar(19/07/2016) PINSAR Indonesia bersama asosiasi perunggasan rakyat melakukan diskusi dengan HKTI sebagai persiapan FGD Perunggasan Nasional.

Diskusi yang melibatkan para peternak rakyat baik broiler maupun layer ini mengagendakan pembicaraan, perlu adanya perubahan mendasar tentang struktur produksi perunggasan saat ini.

Tema ini dinilai sangat penting untuk dibicarakan karena struktur produksi perunggasan saat ini dinilai semakin mengancam keberadaan peternak rakyat/mandiri. Berbagai ekspansi yang terus dilakukan perusahaan integrasi saat ini semakin menguasai sektor budidaya dan pangsa pasar ayam broiler dan telur nasional.

Situasi ini diakui peserta karena saat ini tidak adanya regulasi yang mengatur pembatasan masuknya perusahaan integrasi di sektor budidaya ayam broiler dan layer.

Hasil diskusi memberikan rekomendasi perlu adanya regulasi yang mengatur pembatasan terhadap perusahaan industri di sektor budidaya unggas dan tataniaganya. Sisi lain perlu adanya regulasi yang mendorong sektor pembiayaan bisa masuk ke sektor budidaya perunggasan.

Untuk saat ini yang perlu dilakukan adalah menjaga keseimbangan suplai bibit unggas yang sesuai dengan daya serap pasar atau konsumsi produk unggas. Hal ini perlu agar peternak rakyat/mandiri saat ini bisa bertahan dengan kondisi harga ayam dan telur yang terjaga di atas biaya pokok produksinya. (Hadi).