UPDATE HARGA TELUR & AYAM HARIAN,KLIK DISINI

PROGRAM KERJA PINSAR INDONESIA 2014-2019

foto pengurus pinsar

Pengurus Pinsar Indonesia

Munas Pinsar Indonesia tahun 2014 lalu telah menghasilkan beberapa keputusan penting antara lain program kerja 2014-2019. Berikut ini uraian pokok-pokok program kerja Pinsar 2014-2019 yang menjadi landasan kerja bagi pengurus Pinsar Indonesia.

Latar Belakang

Perkembangan situasi dunia merupakan salah satu faktor yang menjadi landasan dalam menyusun dan menetapkan program kerja. Perkembangan tehnologi, perubahan pola komunikasi melalui media sosial, dan era perdagangan bebas yang sudah di depan mata akan menjadi pijakan bagi Pengurus Pinsar dalam menyusun rancangan dan melaksanakan program kerja untuk 5 (lima) tahun ke depan.
Rancangan program kerja ini merupakan upaya melanjutkan dan meningkatkan program kerja terdahulu dengan strategi sesuai dengan perkembangan organisasi dan tantangan di masa yang akan datang.
Rancangan program kerja ini disusun dalam bentuk berbagai pokok-pokok program kerja yang bersifat strategis, sehingga pengurus dapat menjabarkan secara lebih rinci sesuai dengan situasi dan kondisi. Ini merupakan sumbangan pikiran dari berbagai pihak yang secara pro-aktif telah ikut memberi masukan untuk rancangan program kerja ini. Rancangan program kerja ini dibagi menjadi dua yaitu :

  1. Program kerja yang ditunjukkan ke dalam (internal)
  2. Program kerja yang ditunjukkan ke luar (eksternal)

Kedua program tersebut masih dibagi kembali dalam kelompok waktu yaitu program jangka pendek dan jangka panjang.

Program Kerja Kepengurusan 2014 – 2019
Dalam pokok-pokok program kerja periode tahun 2014-2019 dirumuskan garis-garis besar dan dasar program kerja, untuk selanjutnya pengurus akan menyusun program yang lebih rinci serta rencana kegiatan kerja sesuai waktu yang ditetapkan. Pokok-pokok program kerja tersebut adalah :

1. Program kerja internal terdiri dari :
a. Organisasi
b. Keanggotaan

2. Program kerja eksternal terdiri dari :
a. Mitra Pemerintah
b. Hubungan antar lembaga
c. Hubungan internasional

Penjelasan
1. Program Kerja Internal
a. Organisasi
Program kerja ini dititikberatkan pada konsolidasi organisasi, pengembangan keanggotaan organisasi, sosialisasi organisasi dan pengelolaan organisasi untuk lebih profesional sebagai institusi yang mampu menjawab berbagai tantangan yang akan datang.
Programnya antara lain :

Jangka pendek

Penguatan fungsi sekretariat dengan penambahan sumber daya manusia dan didukung sarana dan prasarana kantor sekretariat yang memadai.
Penguatan institusi Pinsar sebagai organisasi yang diakui dan sah di mata hukum dan pemerintah Indonesia
Penerbitan media komunikasi dengan memanfaatkan berbagai teknologi internet dan media sosial.
Mempercepat pembentukan pengurus wilayah dan pengurus daerah yang belum ada.

Jangka panjang
Sosialisasi nama baru organisasi, peningkatan peran dan eksistensi organisasi Pinsar dalam pembangunan perunggasan

b. Keanggotaan

Jangka pendek
Penguatan keanggotaan Pinsar, salah satunya adalah dengan penerbitan kartu anggota Pinsar Unggas dan upaya perluasan keanggotaan Pinsar pada pelaku usaha jenis unggas lain yaitu seperti peternak ayam kampung, itik dan puyuh.

Jangka panjang
Pengembangan dan penguatan jaringan komunikasi antara pengurus dan anggota dengan memanfaat berbagai media komunikasi yang memuat tentang perkembangan bisnis dan kebijakan pemerintah.

2. Program Kerja Eksternal
a. Mitra Pemerintah
Pinsar Unggas sebagai mitra pemerintah mempunyai strategi di antaranya :

Jangka pendek
Sebagai Pusat Data Bisnis Unggas, yang bisa menjadi rujukan atau sumber data bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan, khususnya dalam rangka stabilisasi harga produk unggas di atas harga pokok produksi peternak.

Jangka panjang

Pinsar harus terlibat dan aktif dalam mendorong dan memberikan masukan kepada pemerintah dalam penentuan kebijakan dan pembangunan perunggasan.

Pinsar harus terus mendorong pemerintah dalam upaya pembenahan tata niaga dan stabilisasi harga produk unggas di atas harga pokok produksi (HPP) peternak.

Pinsar harus terus mendorong pemerintah dalam mewujudkan keadilan usaha dengan menciptakan keseimbangan sektor budidaya unggas 70 persen bagi peternak dan 30 persen perusahaan integrasi.
Pinsar harus berupaya untuk menjaga perunggasan nasional dari masuknya produk unggas impor.
Pinsar harus berupaya untuk menjaga sektor budidaya perunggasan nasional dari penguasaan penanaman modal asing.

b. Hubungan Antar Lembaga
Selain sebagai mitra pemerintah, program kerja yang harus dijalankan yaitu membina hubungan antar lembaga dan asosiasi perunggasan lain. Program ini di antaranya.

Jangka pendek dan panjang
Kerjasama dengan lembaga-lembaga terkait baik dari dalam maupun luar negeri dan perguruan tinggi.
Pinsar harus turut membina hubungan sebagai sesama asosiasi lembaga perunggasan, terutama dalam upaya meningkatkan konsumsi produk unggas dan mengembangkan pasar produk unggas (Kampanye).

c. Hubungan Internasional
Era globalisasi mengharuskan pula Pinsar Unggas memperluas hubungan. Hubungan internasional diperlukan agar Pinsar Unggas menjadi strategis di mata internasional dalam hal :

Jangka pendek
Sebagai pusat informasi bisnis perunggasan Indonesia bagi dunia internasional.

Jangka panjang
Berperan sebagai mitra institusi internasional dalam pembangunan industri perunggasan nasional.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *