Menyusul sukses Webinar Hari Ayam Telur Nasional (HATN) yang diselenggarakan Panitia Pusat HATN tanggal 15 oktober 2020 yang diikuti oleh lebih dari 600an orang, Pinsar Kaltim bersama Dinas Peternakan Kaltim, Kaltim Post  dan stakeholder terkait menjadi tuan rumah Webinar HATN dengan tema Gizi Ayam Telur, Biosekuriti dan Prospek Bisnis Perunggasan. Acara akan berlangsung pada:

  • Hari Tanggal : Rabu, 18 Nov 2020
  • Pukul               : 09.00-12.00 WITA (08.00-11.00 (WIB)
  • Platform          : Zoom & Youtube
BACA JUGA  Pinsar Indonesia Diminta Bantu Distribusi Jagung

Menurut Ketua Pinsar Wilayah Kaltim Zamroni Yusro, acara akan “disiarkan” dari Hotel Mercure Samarinda dengan peserta undangan khusus terbatas (perwakilan pemerintah, asosiasi dan lembaga terkait) sesuai protokol Covid-19 (sekitar 30 orang), peserta lainnya dari berbagai daerah bisa menyimak melalui zoom dan livestreaming Youtube.

Menurut Zamroni, sesuai dengan tema, webinar kali ini akan membahas 3 aspek penting yaitu :

  1. Gizi ayam dan telur untuk tingkatkan imunitas
  2. Biosekuriti peternakan dalam rangka meningkatkan daya saing usaha perunggasan,
  3. Prospek bisnis perunggasan Kaltim dan Nasional.
BACA JUGA  Ketua Umum Pinsar Indonesia Singgih Januratmoko Resmi Jadi Anggota DPR

Dalam webinar ini Zamroni juga akan menjadi narasumber yang secara khusus akan membahas prospek perunggasan Kaltim. Narasumber lainnya akan membahas kebijakan dan program perunggasan kaltim (Dinas Peternakan Kaltim), Gizi Ayam dan Telur untuk Tingkatkan Imunitas (Alfred Kompudu-FAO Ectad), Biosekuriti untuk meningkatkan daya saing perunggasan (Drh Yunita Widayati), Prospek Bisnis Perunggasan Nasional (Ricky Bangsaratoe dan Bambang Suharno).

Pendaftaran silakan Klik http://bit.ly/daftarwebinarHATN

Peserta dapat mengikuti webinar melalui zoom online dengan Meeting ID: 926 5844 0151
Passcode: HATN

BACA JUGA  Musyawarah Nasional: Mempertahankan Peternakan Ayam Petelur Berbasis Kerakyatan

Selain webinar, panitia HATN juga mengadakan sejumlah kegiatan lain, yaitu talkshow di Radio dan TV setempat serta aksi sosial berbagi ayam dan telur kepada masyarakat terdampak Covid-19.***

 

 

Shares