Pinsar Indonesia

Prof Muladno, no 3 dari kiri di depan stand Pinsar Indonesia

Bertempat di Jakarta Convention Center, 27-29 Juli 2016, Indolivestock Expo & Forum kembali digelar. Sebagaimana acara tahun-tahun sebelumnya Pinsar Indonesia selalu aktif berpartisipasi dalam kegiatan pameran ini. Pinsar ikut membuka stand pameran sebagai tempat untuk bersilaturahmi dan berdiskusi antar pengurus, anggota Pinsar serta pengunjung pameran yang membutuhkan informasi perunggasan.

IMG-20160801-WA0015Stand Pinsar Indonesia yang tampak megah dan artistik sangat menarik minat para pengunjung pameran untuk datangĀ  dan menanyakan berbagai hal mengenai Pinsar Indonesia serta info perunggasan secara umum. Para pengurus Pinsar Indonesia dari pusat maupun daerah tampak hadir di stand Pinsar. Demikian pula senior Pinsar Indonesia seperti Paul Iskandar, Yosep Setiabudi dan lain-lain menyempatkan untuk keliling ke Indolivestock Expo dan mampir ke stand Pinsar Indonesia.

Sejumlah tamu penting juga hadir di sini, baik dari kalangan pengusaha, pemerintah, pimpinan asosiasi dan tokoh masyarakat, antara lain Mantan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Prof. Muladno, Prof. Wasito dan sebagainya.

Info Harga Mendapat Respon Positif

Samhadi dari sekretariat Pinsar Indonesia mengatakan, stand Pinsar Indonesia pada tahun ini lebih ramai dari tahun sebelumnya. Pada kesempatan pameran ini juga, Pinsar Indonesia mensosialisasikan ke pengunjung bahwa info harga telur dan ayam yang dirilis Pinsar setiap hari dari 80 an kota di Indonesia yang diakses oleh masyarakat secara gratis melalui website PinsarIndonesia.com maupun melalui aplikasi android dengan nama Pinsar Indonesia. Aplikasi tersebut bisa didapatkan dan diinstall dari google playstore tanpa dikenakan biaya.

Dengan adanya info harga harian, para peternak dan masyarakat perunggasan dapat mengetahui dinamika perkembangan harga ayam dan telur di tingkat peternak dai berbagai daerah.

Kiprah Pinsar Indonesia dalam menyebarluaskan info harga ayam dan telur setiap hari disambut positif oleh masyarakat. Mereka pada umumnya salut danĀ  mengacungkan jempol kepada Pinsar sebagai asosiasi yang secara riil bekerja untuk peternak unggas dan untuk masyarakat.

Beberapa waktu lalu seorang wartawan senior Kompas juga menyatakan kekagumannya terhadap kegiatan Pinsar. “Setahu saya, asosiasi komoditi yang bisa menyajikan perkembangan harga setiap dari dari puluhan kota di Indonesia, hanya Pinsar Indonesia. Ini layak mendapat apresiasi,” katanya kepada redaksi PinsarIndonesia.com.**