IMG-20160823-WA0016Bertempat di Hotel Aston Simatupang Jakarta Selatan, Pinsar Indonesia menghadiri rapat atas undangan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan yang membahas food security program bidang peternakan. Kegiatan yang dibahas adalah rencana implementasi kerjasama pemerintah Indonesia dan Belanda melalui public campaign Dutch-Indonesia Food Security Program of Livestock.

Dalam acara ini Pinsar Indonesia diwakili oleh Wakil Ketua Umum Eddy Wahyudin, Ketua Bidang Promosi Ricky Bangsaratoe, sekretaris Samhadi. Hadir pula pewakilan dari GOPAN dan APRINDO.

Rapat dipimpin oleh Dr Andriyono Kilat Adi dari IPB dengan acara inti berupa presentasi dari pihak Belanda yakni Frank Joosten (Advance Consulting) dan GML Tacken (Gemma) dari Wageningen University mengenai rencana kampanye konsumsi cooled chicken (ayam dingin segar) sebagai bagian dari upaya menjamin ayam yang dikonsumsi masyarakat perkotaan adalah ayam yang sehat.

Sebagaimana diketahui mayoritas ayam yang dijual di pasaran adalah ayam yang baru dipotong dan langsung didistribusikan melalui pedagang di pasar maupun pedagang keliling tanpa proses penyimpanan yang baik. Hal ini kurang menjamin kesehatan dan keamanannya.

Persepsi sebagian masyarakat adalah ayam yang disimpan adalah ayam yang tidak segar. Hal ini perlu diluruskan agar masyarakat lebih memahami makna ayam segar yang sebenarnya.

Tim Indonesia-Belanda telah menyusun program kampanye “ayam dingin segar” yang akan diluncurkan 27 September 2016 di wilayah Jabotabek. Edy Wahyudin menyatakan, Pinsar Indonesia mendukung kegiatan tersebut dan siap bekerjasama dalam menyukseskan kampanye tersebut. Sementara itu Ricky Bangsaratoe mengajak pihak tim kampanye untuk bekerjasama melalui kegiatan Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN) yang akan berlangsung 9 Oktober 2016 di Banjarbaru Kalsel, dan 15 Oktober 2016 di Jakarta.