Pinsar Online

Tepat di awal pekan pada 1 Februari 2016 lalu, Bulog membuka operasi pasar jagung di Pelabuhan, Cigading Cilegon, Banten. PINSAR sebagai asosiasi peternak mendukung langkah pemerintah ini. Pasalnya hal ini dilakukan Bulog sebagai upaya pemerintah untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi peternak layer atas kelangkaan dan tingginya harga jagung.

Secara simbolis Singgih Januratmoko-Ketua Umum PINSAR Indonesia dan Leopold Halim РSekjen PINSAR Indonesia  menerima jagung dari Djarot Kusumayakti РKepala Bulog dan Srie Agustina РDirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kemdag RI. Dalam acara tersebut Kepala Bulog dan rombongan Kementerian Perdagangan RI meninjau langsung jagung impor.

Sebelumnya, kelangkaan dan kenaikan harga jagung yang sudah berlangsung selama 6 bulan terakhir seakan mencapai puncaknya pada pekan lalu. Persoalan yang buntu akibat ditahannya jagung impor oleh pemerintah itu sudah masuk ke ranah parlemen dan menjadi isu yang krusial untuk segera di atasi.

Maka dalam waktu yang relatif singkat, pemerintah mengeluarkan solusi dengan melakukan operasi pasar dengan melepas stok jagung yang tertahan di gudang-gudang importir. Sebagai timbal baliknya 25 persen jagung tersebut digunakan untuk operasi pasar bagi peternak layer di seluruh Indonesia.

Seperti yang disampaikan berbagai sumber, kelangkaan jagung ini memicu kenaikan harganya dan berujung pada kenaikan harga ayam dan telur. Kenaikan dua bahan pangan strategis ini memuncak Desember 2015 lalu, sehingga mendorong kenaikan inflasi yang cukup tinggi. Inilah awal, pemerintah melihat persoalan kelangkaan jagung ini sebagai masalah serius yang perlu segera diatasi