Hari ini Kamis, 13 Juni 2019 bertempat di Ruang Pertemuan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI. PINSAR Indonesia bersama beberapa asosiasi perunggasan yang lain mengikuti Rapat Koordinasi oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mengatasi jatuhnya harga broiler yang sudah berlangsung berulang hampir 9 bulan terakhir.

Rakor ini dilaksanakan untuk mengatasi over suplai yang menyebabkan harga broiler beberapa hari terakhir sudah menyentuh harga Rp 11.000 per kg. Dengan harga ini tentu saja menyebabkan kerugian besar peternak dan menghancurkan usaha peternak mandiri/rakyat.

BACA JUGA  Manado Post dan Masyarakat Perunggasan Sulut Siap Sukseskan HATN 2018

Kehadiran PINSAR Indonesia kali ini merupakan upaya kesekian kalinya untuk memulihkan harga broiler di atad harga Harga Pokok Produksi (HPP)nya yakni sebesar Rp 20.000 per kg.
Kehadiran PINSAR yang diwakili Singgih Januratmoko sebagai Ketua Umum dan Pardjuni dari PINSAR Jawa Tengah berupaya dengan mengusulkan pemangkasan produksi DOC broiler sebesar 30 persen.
Semoga berhasil.
(sam)