HIDUP SEHAT DAN CERDAS DENGAN KONSUMSI AYAM DAN TELUR (Bahan Lomba Menulis Artikel Hari Ayam dan Telur Nasional /HATN dan Hari Telur Sedunia 2017)

Sebagian masyarakat Indonesia belum menyadari bahwa telur dan daging ayam adalah sumber protein yang sangat murah. Jika kita membandingkan dengan harga sebatang rokok, maka harga sebutir telur itu kurang lebih harganya sama dengan sebatang rokok. Bahkan di Jakarta, harga sebutir telur sama dengan satu atau dua buah  krupuk. Namun berdasarkan data pemerintah, konsumsi telur masyarakat Indonesia hanya 100 butir per orang per tahun, sedangkan konsumsi rokok masyarakat Indonesia mencapai lebih dari 1.100 batang per orang per tahun.

Wartawan RCTI pernah mewawancarai tukang ojek di Jakarta. Dengan penghasilkan Rp 60 ribu per hari, tukang ojek membeli rokok 6 batang per hari, dan jarang membeli daging ayam dan telur (lihat video berjudul Manfaat Ayam dan Telur di www.pinsarindonesia.com atau klik di sini

Dengan data di atas, berarti masyarakat Indonesia rata-rata hanya makan 1 butir telur setiap tiga hari, tapi bersedia membeli rokok rata-rata 3 batang rokok setiap hari . Ini adalah kondisi yang memprihatinkan dan perlu kita ubah.

Banyak orang  takut makan telur karena takut kolesterol tapi tidak takut merokok yang jelas-jelas ada peringatan bahwa rokok itu berbahaya bagi kesehatan jatung, paru-paru, ibu hamil dan sebagainya.

Banyak yang mengira bahwa rendahnya konsumsi ini semata-mata karena daya beli masyarakat yang masih minim, namun jika melihat fakta di atas kita bisa simpulkan bahwa konsumsi daging ayam dan telur yang rendah itu bukan semata-mata karena daya beli masyarakat melainkan karena pola belanja masyarakat yang tidak berorientasi prioritas pada kesehatan dan kecerdasan, serta kurangnya pemahaman dan kesadaran gizi masyarakat.

Ketakutan masyarakat akibat isu negatif mengenai ayam dan telur juga perlu diluruskan. Misalnya ada anggapan bahwa ayam pedaging (broiler) bisa cepat besar karena disuntik hormon. Hal ini sama sekali tidak beralasan karena harga satu dosis hormon satu kali suntik bisa mencapai 5 USD (Rp. 65.000), padahal harga ayam di tingkat peternak kurang dari Rp 20 ribu/ekor. Jelas tidak logis peternak menyuntik ayamnya dengan hormon. Proses pertumbuhan ayam pedaging (broiler) yang cepat adalah hasil persilangan puluhan tahun sesuai dengan kaidah ilmu genetika sehingga dihasilkan ayam dengan mutu genetik yang bagus. Hal ini juga terjadi pada komoditi padi, jagung dan komoditi pertanian lain yang telah melalui proses perbaikan genetik sehingga dihasilkan komoditi yang lebih produktif.

Ada juga anggapan masyarakat bahwa telur penyebab bisul. Kasus ini hanya terjadi pada orang-orang  tertentu yang  menderita alergi telur yang jumlahnya sangat sedikit sekali . Orang yang tidak punya riwayat alergi pada telur tentu saja  tidak usah khawatir, karena justru telur mengandung protein hewani dengan asam animo yang sangat lengkap dan bermanfaat untuk pertahanan tubuh, perbaikan sel-sel tubuh dan sel-sel otak sehingga manfaatnya untuk kesehatan dan juga kecerdasan.

Telur mengandung kolesterol baik, bukan kolesterol jahat.  Banyak kasus kolesterol di masyarakat pada umumnya bukanlah karena telur maupun komoditi peternakan lainnya, melainkan karena masakan digoreng dengan minyak berulang-ulang, hingga menghasilkan kolesterol jahat. Maka lebih bijak berhati-hati membeli jajanan gorengan.

Harga Protein telur paling Murah

tabel harga proteinTabel menunjukan bahwa jika kita menilai harga makanan sumber protein berdasarkan harga per gram protein, maka harga protein telur ayam adalah termurah. Harga protein telur hanya Rp. 144/gram, lebih murah dibanding harga protein tempe (Rp. 181/gram). Selain itu ayam dan telur mengandung asam amino assensial yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecerdasan otak.

Berdasarkan fakta di atas maka perlu upaya serius untuk melakukan edukasi ke masyarakat mengenai pentingnya ayam dan telur.  Dengan peningkatan konsumsi ayam dan telur, masyarakat menjadi lebih sehat dan cerdas, selain itu peternakan unggas semakin berkembang sehingga menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Hari Ayam dan Telur Nasional dan World Egg Day 2017

Acara HATN pertama kali dicanangkan tahun 2011 pada saat acara festival ayam dan telur oleh Menteri Pertanian Dr. Ir. Suswono, MA di Senayan Jakarta, tanggal 15 Oktober 2011. Sejak saat itu setiap tanggal 15 oktober diperingati sebagai Hari Ayam dan Telur Nasional.

Sementara itu World Egg Day (WED) dicanangkan di Wina Austria pada sebuah konferensi International Egg Commission (IEC) tahun 1996. IEC menetapkan bahwa Hari Telur Sedunia jatuh pada setiap minggu kedua bulan Oktober di Hari Jumat. Jadi setiap tahun tanggal peringatan WED berbeda-beda. Tahun ini jatuh pada hari Jumat 13 Oktober 2017.

Di Indonesia, peringatan WED mulai digagas Pinsar Indonesia sejak tahun 2000an. Kemudian pada tahun 2011 ditetapkan peringatan WED sekaligus dalam acara HATN.

Acara HATN telah diakui sebagai bagian dari World Egg Day oleh International Egg Commision sejak 2016. Liputan kegiatan HATN dimuat di website resminya klik www.internationalegg.com

Atas inisiatif Pinsar Indonesia (Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia), ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia) dan didukung oleh asosiasi-asosiasi peternakan dan kesehatan hewan, mulai tahun 2013 lalu acara HATN dan Hari Telur Sedunia mulai dilakukan di luar kota, yaitu berlangsung di Lapangan Renon Denpasar tahun 2013. Kemudian tahun 2014 diselenggarakan di pantai Losari Makassar, tahun 2015 di Palembang dan tahun 2016 di Lapangan Murjani Banjarbaru

Tahun 2017 ini HATN dan WED akan dipusatkan di Lombok, Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selain itu di Jakarta juga akan dilaksanakan sejumlah acara oleh Pinsar Indonesia.

Acara HATN dan WED 2017 akan dilaksanakan bekerjasama dengan Lombok Post group didukung oleh Pemda Provinsi NTB khususnya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi  NTB dan dinas terkait lainnya, Fakultas Peternakan Universitas Mataram (Unram), Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Nusatenggara Barat (UNTB), komunitas peternak unggas, dan sejumlah lembaga dan komunitas lainnya.

Direncanakan puncak acara dilaksanakan pada Minggu 1 Oktober 2017.

Sementara itu di Jakarta direncanakan akan dilakukan sejumlah aksi sosial, lomba menulis blog, penyuluhan gizi dan berbagai acara lainnya, yang akan dipusatkan di Taman Kalijodo Jakarta Barat.

HATN 2017 mengangkat tema “Ayam dan Telur Makanan Kita Semua” . Tema ini mengandung spirit bahwa ayam dan telur menjadi makanan semua lapisan masyarakat, karena harganya terjangkau dan kandungan gizinya luar biasa. Dengan mengonsumsi sebutir telur sehari dan sepotong daging ayam, tubuh kita akan lebih sehat dan cerdas.

 

Referensi lainnya klik :

  1. http://thinkegg.com/index.php/25-2/
  2. Manfaat Daging Ayam Untuk Kesehatan
  3. Manfaat Telur Untuk Kesehatan dan Kecantikan